Minggu, 23 September 2012

SISTEM INJEKSI HONDA SUPRA X125 PGM-FI


Jumlah komponen-komponen yang terdapat pada sistem EFI bisa berbeda pada setiap jenis sepeda mesin. Semakin lengkap komponen sistem EFI yang digunakan, tentu kerja sistem EFI akan lebih baik sehingga bisa menghasilkan unjuk kerja mesin yang lebih optimal pula. Dengan semakin lengkapnya komponen-komponen sistem EFI (misalnya sensor-sensor), maka pengaturan koreksi yang diperlukan untuk mengatur perbandingan bahan bakar dan udara yang sesuai dengan kondisi kerja mesin akan semakin sempurna.
   
Sistem injeksi yang diaplikasi pada Honda Supra X125 PGM-FI masuk kategori D-Jetronic. Dimana jumlah semprotan bensin diukur berdasarkan kevakuman di dalam intake manifold. Sensor yang mendeteksi kevakuman disebut absolute manifold pressure (MAP). Pada tipe ini tidak dilengkapi komponen penimbang udara masuk atau air flow meter.

Kelengkapan komponen injeksi disesuaikan kebutuhan dari motor itu sendiri. Terkadang sensor-sensor atau komponen lainnya memiliki perbedaan istilah atau nama meskipun memiliki persamaan fungsi.

Komponen-komponen fuel injection ini antara lain : 


1.   Sistem bahan bakar
Komponen Supra X125 PGM-FI yang bertugas mengalirkan bensin dari tangki hingga mulut injektor antara lain: tangki bensin (fuel tank), saringan bensin (fuel suction filter), pompa bensin (fuel pump), pressure regulator, saluran balik bensin ke tangki, pipa penyalur bensin (fuel feed hose) dan injektor (injector).

2.   Sistem induksi udara
Udara yang dihisap masuk ke dalam silinder melewati bebera komponen untuk diukur kevakumannya sebagai patokan jumlah bensin yang akan diinjeksikan. Selain itu juga melewati komponen pendeteksi kondisi udara.
Komponen sistem induksi udara pada Supra X125 PGM-FI meliputi: saringan udara, throttle body, intake manifold dan silinder. Di dalam throttle body terdapat manifold absolute pressure (MAP) sensor, intake air temperature (IAT) sensor dan katub gas yang pergerakan sudutnya dideteksi oleh throttle position (TP) sensor.

3.   Sistem kontrol elektronik
Komponen yang termasuk sistem kontrol elektronik yaitu seluruh sensor-sensor yang mendeteksi beberapa kondisi mesin. Sensor yang terdapat pada Supra X125 PGM-FI antara lain: MAP sensor, IAT sensor, TP sensor, engine oil temperature (EOT) sensor, bank angle sensor (BAS) dan ignition pulse generator.

Gambar. Komponen sistem EFI pada sepeda mesin Honda Supra X 125

KELEBIHAN :

1. Teknologi fuel injection mampu memberikan volume bahan bakar secara akurat ke mesin sehingga mampu menghemat antara 10-15% bahan bakar. Sangat hemat bahan bakar. Penjelasan resmi honda mengenai fuel injection bisa dibaca di sini

2.   Sistem kontrol elektronik

Komponen yang termasuk sistem kontrol elektronik yaitu seluruh sensor-sensor yang mendeteksi beberapa kondisi mesin. Sensor yang terdapat pada Supra X125 PGM-FI antara lain: MAP sensor, IAT sensor, TP sensor, engine oil temperature (EOT) sensor, bank angle sensor (BAS) dan ignition pulse generator.

3.  Banyaknya sensor elektronis pada technologi fuel injection membuat bahan bakar terbakar lebih sempurna sehingga mengurangi emisi gas buang.

4. Banyaknya sensor temperatur dan ketinggian tanah elektronis pada technologi fuel injection mampu membuat campuran bahan bakar dan udara lebih sempurna sehingga motor ini tak memerlukan choke.

5. Waktu perawatan lebih singkat (hanya 15 menit), karena proses perawatan karburator yang banyak makan waktu bisa dilewati.

6.  Proses perawatan fuel injection cukup 10.000-15.000km sekali. (Bandingkan dengan karburator yang 2000 km sekali)

7.  Bank Angle Sensor (sensor kemiringan) membuat motor ini mati jika berada di sudut 30 derajat (sudut terjatuh) sehingga bensin tidak terus mengalir. Dengan demikian kebakaran dalam kecelakaan dapat dicegah.

8. Ketika mencapai kecepatan tertentu (diatas 30 km / jam), maka motor ini dapat menyusul kendaraan lain dengan mudah sekali, walaupun kendaraan yang dituju sudah melaju jauh di depan. Saya jadi sering tersenyum ketika ada motor dengan knalpot berisik ngajak balapan dengan start lampu merah. Biarin aja dia duluan, pasti tak lama kemudian saya bisa mengejarnya dengan mudah. (asal jangan diadu dengan motor racing aja, ngak fair kan ?). Tenaga 125cc ini sangat terasa dalam perjalanan ke luar kota.
9.  Gigi satu mampu mencapai kecepatan yang lumayan.

KELEMAHAN :

1. Dibandingkan dengan motor berkaburator (bukan fuel injection), memang tenaga terasa agak kurang pada putaran rendah, tapi ketika mencapai kecepatan tertentu (diatas 30 km / jam), maka motor ini dapat menyusul kendaraan lain dengan mudah sekali, walaupun kendaraan yang dituju sudah melaju jauh di depan. Kelemahan ini dapat dikompensasi dengan menambah tekanan udara pada ban. Setingan tekanan udara ban berdasarkan seting pabrik (29psi pada ban depan,33psi pada ban belakang) memang nyaman karena dapat menyerap benturan dengan permukaan jalan yang tak rata secara lebih baik. Tapi pasti akan mengurangi tenaga. Saya naikkan tekanan ban jadi 40psi dan saya serahkan urusan kenyamanan pada shock breaker dan motor masih dapat digunakan pada jalan batu secara nyaman.

2. Masih ada bengkel kelas pinggir jalan yang tak memahami teknologi fuel injection. Tapi tak masalah. bengkel resmi AHASS banyak bertebaran. Dan jika anda mudik lebaran, biasanya Honda menyediakan pos-pos khusus honda. Menurut saya pribadi, dengan teknologi fuel-injection maka jika terjadi kesalahan (error) pada system injection, pencarian kesalahan dapat didapat dengan mudah melalui error-code.

3. Sistem ECU (Engine Control Unit) atau sering disebut ECM (Electronic Control Module) pada sistem fuel injection banyak bergantung pada kelistrikan. Karena itu jika anda bukan ahli modifikasi, sedapat mungkin faktor kelistrikan sebisanya biarkan standard.

4.  Sedapat mungkin bagian kelistrikan tidak disemprot dengan air bertekanan tinggi seperti yang ada di tempat-tempat cuci motor. Tekanan yang dikurangi atau Tekanan air dari ledeng masih Ok.

5.  Denger-denger (walaupun saya belum pernah membuktikan), harga motor injection memiliki harga jual kembali yang lebih rendah dibanding dengan motor berkarburator. Tapi hal ini saya anggap sebagai ketakutan dari orang-orang dan bengkel yang tidak mengerti teknologi fuel injection. Kalaupun perbaikan sistem injection dinilai lebih mahal dari perbaikan karburator, maka penghematan bahan bakar yang ternikmati selama ini bisa menutupinya bukan ? Atau hal ini terjadi karena tujuan pembelian motor adalah untuk dimodifikasi, sementara tabel fuel injection biasanya sulit dirubah, kecuali oleh bengkel resmi pada tingkat tertentu.
 

Semoga bisa bermanfaat.


Link Situs :
1.    PGM-FI.





2 komentar: